Sunday, December 28, 2014

Talk about TOEFL



Siapa sih yang nggak tau TOEFL? Walaupun kita mungkin ada yang nggak tau kepanjangannya, setidaknya kita tahu bahwa TOEFL itu adalah tes yang dilakukan untuk menguji seseorang sejauh mana dia bisa menggunakan bahasa inggris dengan baik dan benar. Jadi, sekedar info aja nih, TOEFL itu memiliki kepanjangan Test Of English as a Foreign Language. Siapa aja disini yang pernah ngikutin tes TOEFL? Jujur aja aku sendiri baru sekali aja ngikutin tes TOEFL. Hal itu pun aku lakukan karena tes TOEFL dengan nilai skor tertentu jadi syarat untuk ujian sidang di kampus aku, so you know why i took the test.
Tes TOEFL ada beberapa macam, ada yang paper based test (PBT), ada yang internet based test (IBT), dan ada computer based test (CBT). PBT ini adalah jenis tes TOEFL yang sering digunakan di Indonesia, untuk universitas aku sendiri, kami masih menggunakan jenis tes PBT untuk tes TOEFL nya. Seperti namanya, PBT (paper based test) jadi ya udah pasti tes ini dilakukan di atas kertas, biasanya menggunakan lembar jawab komputer (LJK) dan diisi dengan membulat-bulatkan pilihan jawaban yang ada di LJK itu. Tes PBT terdiri dari tiga section, yang pertama adalah listening (menguji kemampuan kita dalam mendengar percakapan bahasa inggris dan menangkap apa saja yang diucapkan si narator), yang kedua adalah structure (menguji kemampuan kita dalam memahami tenses bahasa inggris yang baik dan benar), dan terakhir adalah reading (menguji kita dalam membaca teks bahasa inggris, menguji vocabulary yang kita miliki, menguji kemampuan kita menangkap yang teks ceritakan). Nilai tes PBT berkisar antara 310-677, jadi kalau kita berhasil jawab semua pertanyaan dengan benar, kita akan dapat skor 677 (udah pasti bisa kuliah ke luar negeri tuh), dan kalau kita menjawab salah semua, kita dapat skor 310 (tapi aku belum pernah coba juga sih). Hehe
IBT adalah tes yang dilakukan secara online, bedanya dengan PBT, pada tes IBT kita juga diuji kemampuan writing. Jadi, nanti kita akan mendengar sebuah lecture gitu, terus kita dikasih pertanyaan tentang apa pendapat kita mengenai lecture tersebut, apa pro dan kontra nya, kenapa kita setuju atau pun tidak setuju. Aku pernah mengikuti tes ini sekali, cuma untuk ngetes aja, sebelum ak tes yang PBT itu, tes IBT ini lumayan lebih susah daripada PBT. Tes ini juga memiliki skor yang berbeda dengan PBT, skor dari IBT paling rendahnya adalah 0 dan paling tinggi adalah 120. Jadi jangan heran kalau ada teman kamu yang tes IBT dan bilang skornya serendah itu ya. Aku lupa berapa skor aku dulu, yang jelas nggak jelek-jelek amat lah.
CBT adalah tes yang dilakuin di komputer. Jadi di komputer yang akan kita gunakan itu nanti bakalan diinstal sebuah program khusus, dan kita akan mengisi soal soal TOEFL pada komputer tersebut. Tes CBT sama aja kayak tes IBT, terdiri dari empat section ada listening, structure, reading dan writing. Untuk skornya sendiri, paling rendah adalah 0 dan paling tinggi adalah 330.
Setelah kalian mengetahui sedikit tentang TOEFL ini, kalian pasti pada tertarik kan mau ngikutin tes nya? Atau sebagian dari kalian udah ada yang ngikutin tapi punya skor yang pas-pasan, padahal yang dibutuhkan di universitas kamu jauh lebih tinggi dari skor yang kamu dapatkan? Kalau itu yang terjadi, tak usah risau tak usah galau. Buat kalian-kalian, baik yang mau ngikutin tes atau yang udah ngikutin tes tapi nggak pernah dapat skor yang memuaskan, aku punya solusi nih untuk kalian. Jadi, aku mendapatkan sebuah ebook kece dimana ebook itu mengajarkan kita tentang tips dan trik untuk menaklukkan TOEFL (ya benar, menaklukkan TOEFL, bukan cuma hati wanita aja yang bisa kamu taklukkan, TOEFL juga bisa kok). Di ebook itu nanti kita diberitahu, pada section listening misalnya, tips nya itu yang pertama adalah blablabla, kemudian blablabla. Aku sih udah ngikutin tips dan trik yang dibilang dari ebook itu, dan itu bener banget. Aku nggak nyesel deh punya ebook ini. Mana harga yang ditawarkan murah lagi. Pokoknya aku pribadi merasa harga yang ditawarkan dengan apa yang kita dapatkan itu nggak sebanding. Beneran. Ebook ini juga memberitahu kita tips dan trik untuk section lain, yaitu structure dan reading, selain itu, kita juga diberi software keren untuk tes TOEFL. Bukan bermaksud melebih-lebihkan, tapi software nya emang keren. Jadi nanti di software itu kita bisa belajar, latihan, tes, mengulas mengenai soal tes dan jawabannya, dan bisa melihat improvement kita dari waktu ke waktu. Gimana nggak keren coba. Selain itu, dengan membeli ebook ini, kalian juga bisa mendapatkan bonus-bonus keren. Kalian bisa mendapatkan beberapa ebook tes TOEFL, kalian bisa mendapatkan ebook vocabulary, dan so much more bonus you can get. Ayo dong, tunggu apalagi. Bagi kalian-kalian yang mau dapatin skor TOEFL diatas 500, ayo c’mon klik disini. Aku jamin kalian nggak bakal nyesel.
Sekian yang dapat aku kasih tau tentang TOEFL. Jangan lupa ya, klik disini untuk ngedapetin ebook kece biar skor TOEFL kalian juga kece, dan temen-temen kalian bakalan bangga banget sama kalian. Don’t forget to go there pals.